Nasi Kaleng T2SP, Surprise #1

Nasi kaleng yang akan kita bahas ini adalah dari paket ransum T2SP. Bagi anda yang belum tahu paket tersebut, bisa baca tulisan saya sebelumnya disini :

T2SP, MRE Ekonomis – Paket Komplit!

Periksa sejenak, ternyata kaleng ini cukup tebal. Ukuran kaleng sendiri ternyata tidak terlalu besar. Kira-kira mirip kaleng sarden instan yang serupa bentuknya. Tetapi jangan protes dulu. Kabarnya satu kaleng ini mengandung kalori yang cukup tinggi. Sayangnya tidak tercantum tabel AKG (angka kecukupan gizi) untuk melihat secara pasti berapa kalori yang diberikan. 

20170211_185942

Setali tiga rasa.

Terdapat 3 kaleng nasi di setiap box T2SP. Saat membeli ransum ini, saya memilih T2SP-1, yang artinya menu tipe 1. Bagi saya, menunya paling menarik karena judul di tiap kalengnya menggugah selera. Ada nasi ayam bumbu rujak, nasi daging lada hitam, dan nasi ikan saus tomat.

Nasi ayam bumbu rujak

Setelah memanaskan kaleng diatas api, saya langsung membuka penutupnya. Untuk aroma sih biasa saja. Loh mana ayamnya? Ternyata ada di bawah. Jadi susunannya adalah lauk dibawah dan nasi diatas.

Ambil sendok lalu mulai cicip.

Lumayan ternyata. Nasinya agak keras, apalagi ketika sudah dingin. Mungkin inilah sebabnya, pada kaleng ditulis “Untuk kenyamanan, sebaiknya dipanaskan”.

Nah saya ada keterkejutan disini. Ternyata ayam yang ditawarkan bukan sekedar embel-embel. Saya mencoba mengaduk-aduk isi kaleng, banyak juga ternyata kuantitas lauknya. Bisa dikatakan hampir separuhnya adalah ayam, dalam bentuk fillet tanpa tulang tentunya.

Nasi daging lada hitam

Menu yang ini mulai menarik. Rasanya sedikit lebih sip dari menu ayam yang tadi. Saya kira bakalan lebih pedas atau setidaknya terasa ladanya, ternyata rasanya lebih mendekati rawon tanpa kuah.

Apakah lauknya juga melimpah? Ya. Dan yang istimewa lagi, nampaknya ini daging sapi.

Bagi yang suka makan di Warung Padang, pasti hafal standar ukuran potongan rendang ya? Nah ini saya hitung-hitung sepertinya setara dengan 2 atau mungkin hampir 3 potong rendang. Tetapi tentu dengan ukuran potongan yang lebih kecil.

Nasi ikan saus tomat

Selama memanasi menu di kaleng ini, saya bertanya-tanya (dan agak ragu) mengenai rasanya. Bayangan di benak saya adalah nasi tentara, dengan lauk ikan dan ada saus tomatnya. Eneg pasti.

Buka kaleng, cicip, dan ternyata, ini yang paling enak bagi saya.

Lauknya bukan potongan ikan begitu saja, tetapi sudah diolah menjadi sejenis tempura. Pun juga saus tomatnya ternyata tidak eneg.

Lauknya juga banyak? Iya. Malah dari penilaian saya, menu ini yang paling melimpah lauknya dari yang lain.

Is it worth it?

Nampaknya jumlah kalori dalam sekaleng nasi ini cukup besar. Setelah makan kira-kira separuh nasi, saya mulai merasa kenyang. Bukan karena tidak enak, tetapi ada rasa eneg seperti sudah makan banyak. Kalau dipaksakan sampai dua kaleng sekali makan, mungkin saya lebih baik menyerah saja.

// Pic of nasi dibuka

Saya menghabiskan tiga menu tersebut selama tiga hari, semuanya untuk makan malam. Tidak ada gejala penolakan dari perut maupun tubuh. Pagi hari tetap rasanya enak saja tuh. Sip, saya suka ransum TNI yang ini. Nampaknya bagian logistik TNI, terutama ransum, cukup peka dalam melihat hubungan antara kualitas makanan dengan semangat individu.

Tetapi bagaimana dengan rasanya yang tidak istimewa? Ini ransum bung, bukan sajian restauran bintang lima. Ingat, teman nasi yang paling enak adalah rasa lapar itu sendiri.

Last, bagi saya ransum ini setimpal dengan harganya. Lauk banyak, mata senang, perut kenyang.  Cocok untuk jalan-jalan ke daerah pedalaman, atau ketika susah menemukan warung makan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s